Ramadhan di Penghujung

By Abu Ridhwan on Friday, August 26, 2011 with 0 comments


2 semester telah berlalu untuk graduan-graduan Madrasah Ramadhan meraih ilmu dan peningkatan iman, kini kita berada di semester terakhir. Mampukah kita meraih segulung ijazah yang bernama Taqwa sebagai modal utama untuk kita membangunkan kerjaya kita sebagai Mukmin.

Bayangkan jika kita gagal meraihnya kali ini, tentu kita terpaksa menanti setahun lagi untuk berusaha mendapatkannya kembali. Bukan sekadar itu, bahkan kita terpaksa hadapi hari-hari yang begitu membebankan kita hingga terpaksa membiarkan hati kita terluka dengan kekecewaan dan keputus asaan akibat dari kabur dan lemahnya keyakinan kita terhadap janji-janji dan ancaman-ancaman Allah SWT. Kelalaian kita ketika melalui tarbiyyah ramadhan menyebabkan jiwa kita tidak bersandar sepenuhnya kepada Allah bahkan kecuaian dan kejahilan kita menyebabkan kita mula menyandarkan jiwa dan harapan kita pada sesuatu yang sementara dan lemah. Kita bahkan, tidak dapat merasai kehadiran Allah (As syu’ur ma’iyatullah) dalam kehidupan kita terutamanya ketika dihimpit masalah atau diuji dengan kesenangan dan kemewahan. Akibatnya kita akan dikuasai kegelisahan, keresahan dan keraguan hingga jiwa kita terasa begitu lemah dan tidak bersemangat.

Bukan sekadar itu, malahan kita akan disambut oleh syaithan dan kuncu-kuncunya dengan berbagai bentuk tipudaya yang akan menjadikan hati kita yang separuh bersih itu kembali kotor bahkan akan lebih kotor dan keras hingga kita tidak lagi takut pada dosa-dosa yang akan menjauhkan kita dari keredhaan Allah SWT.

Bayangkan hari-hari yang terpaksa kita lalui dengan hati yang keras, hitam dan sakit……

Bayangkan hari-hari yang terpaksa kita lalui dengan dosa dan keengkaran….

Bayangkan saat-saat dimana kita kehilangan diri kita sendiri, kalah dengan pujukan nafsu, tidak mampu mengawal kemarahan, boros bila berbelanja, tidak pernah puas atau merasa cukup dengan apa yang ada, tenggelam dalam dendam kesumat dan dengki dan sebagainya yang menjadikan kematian itu lebih baik dari kehidupan.

Bagi yang telah berusaha bersungguh-sungguh maka yakinlah Allah tidak akan mengecewakan hambaNya. Kita akan menyambut ‘Hari Konvokesyen’ yang begitu meriah dengan tahmid dan takbir. Bahkan kita akan bertemu dengan dengan ‘pakaian’ yang bersih dan istimewa. Segala ilmu dan pengalaman yang kita timba di Madrasah Ramadhan akan menjadikan kita lebih kuat untuk mengawal lisan, mata bahkan segala tingkahlaku kita agar tidak melanggar larangan Allah SWT disamping menjaga segala yang diperintahkanNya. Segala tipudaya syaitan akan kita hadapi dengan penuh sedar. Biar apapun rancangan mereka; hiburan-hiburan, filem-filem yang telah mereka siapkan untuk disebarkan melalui segala media yang dikuasai oleh kuncu-kuncunya kini benar-benar telah kita kuasai modus operandinya. Kita tidak akan biarkan walau sedikit masa kita untuk dihabiskan dalam perkara yang sia-sia. Artis-artis yang mereka gunakan sebagai tunggangan mereka tidak sedikitpun kita hiraukan bahkan kita akan terus mempertingkatkan istihgfar dan taubat kita bahkan sedikit kelalaian dan dosa kita akan cepat-cepat kita gantikan dengan kebaikan.

Bayangkan saat-saat hidup bersama Ilahi, hidup sebagai hamba yang bersandar dan berharap sepenuhnya kepada Pemilik kehidupan dan Pemilik diri. Betapa setiap saatnya begitu indah dan membahagiakan.

Ayuhlah para graduan Ramadhan. Masih ada masa untuk kita berusaha sehabis mampu. Hargailah hari-hari yang masih mampu kita manfaatkan. Setiap minit bahkan saat-saatnya begitu berharga sekiranya kita benar-benar mengetahui.

Category: Tazkirah

POST COMMENT

0 comments:

Post a Comment